Berita, program, dan arsip perjalanan MGBK IndonesiaJejak ProgramSemua berita

Menguatkan Kompetensi Guru BK dari Daerah hingga Forum Internasional

Pelatihan virtual, seminar internasional, dan penguatan jejaring daerah menjadi cara MGBK menjaga ruang belajar profesi di tengah perubahan.

Peserta kegiatan pengembangan kompetensi Guru BK di daerah
Jejaring daerah menjadi salah satu penggerak kegiatan pengembangan kompetensi Guru BK.

Pengembangan kompetensi selalu menjadi salah satu nadi gerak MGBK Indonesia. Melalui jejaring daerah, pelatihan, seminar, dan forum berbagi praktik, organisasi berupaya menjaga agar Guru BK memiliki ruang belajar yang berkelanjutan dan dekat dengan kebutuhan layanan sehari-hari.

Ketika pandemi mengubah cara sekolah bekerja pada 2020, kebutuhan itu tidak berhenti. Organisasi dan jejaringnya beradaptasi melalui kegiatan daring. Teacher Virtual Training yang diselenggarakan pada periode tersebut menjadi salah satu bentuk respons untuk menjaga akses belajar sekaligus memperkuat kemampuan guru menghadapi situasi baru.

Belajar melampaui batas wilayah

Teknologi membuka ruang pertemuan yang lebih luas. Pada 15–16 Desember 2020, International Virtual Seminar and Edufair mempertemukan peserta dan narasumber dalam forum lintas batas. Kegiatan ini memperluas cakrawala mengenai pendidikan dan bimbingan konseling sekaligus menunjukkan bahwa jejaring profesi dapat tetap tumbuh dalam keterbatasan tatap muka.

Semangat serupa berlanjut pada 2021 melalui forum VIISITOISTA. Pertemuan internasional daring memberi kesempatan bagi Guru BK untuk mengikuti perkembangan gagasan, bertukar pengalaman, dan melihat praktik dari konteks yang berbeda. Wawasan global tersebut kemudian perlu diterjemahkan secara kritis sesuai karakter peserta didik dan satuan pendidikan di Indonesia.

Daerah sebagai pusat pertumbuhan

Di sisi lain, penguatan kompetensi tidak hanya berlangsung di forum nasional atau internasional. Pengurus daerah dan cabang memegang peran penting karena paling dekat dengan kebutuhan anggota. Diskusi kasus, penyusunan program, praktik teknik konseling, serta pemanfaatan teknologi dapat dirancang sesuai persoalan yang nyata di wilayah masing-masing.

Jejak kegiatan 2020–2021 memperlihatkan dua arah yang saling melengkapi: memperluas wawasan melalui forum besar dan memperdalam praktik melalui komunitas daerah. Keduanya menegaskan bahwa profesionalisme tumbuh melalui proses belajar sepanjang karier, kolaborasi, dan keberanian untuk terus beradaptasi.